Menu

Mode Gelap

Berita Daerah 23:57 WIB

Disperkop UKM Kepahiang Bakal Pantau Harga Bahan Pokok Setiap Hari Selama Ramadhan


					Cabai dan beberapa bahan pokok yang dijual pedagang di pasar tradisional. (Foto: AB) Perbesar

Cabai dan beberapa bahan pokok yang dijual pedagang di pasar tradisional. (Foto: AB)

Kilas.co.id, Kepahiang – Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang melakukan pemantauan harga bahan pokok menjelang bulan Suci Ramadhan 1445 Hijiriah di pasar tradisional.

Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga. Mengingat selama bulan Suci Ramadhan, keperluan masyarakat terhadap bahan pokok meningkat. Ditambah saat ini harga telur dan daging mengalami kenaikan harga.

“Pemantauan stabilitas harga dan ketersediaan barang pokok penting ini kita lakukan setiap hari. Tujuannya, memastikan tidak adanya lonjakan harga dan antisipasi yang menyebabkan kelangkaan, terlebih sapanjang bulan ramadan dan menjelang lebaran idul fitri,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang, Jan Johanes Dalos melalui Kabid Perdagangan Abdullah didampingi JFT Analis Perdagangan, Sri Wahyuni.

Hasil pantauan, saat ini harga beras medium Bulog dengan harga eceran tertinggi Rp 11.500 per Kilogram, beras medium lokal Rp 14.400 per Kilogram, dan beras premium super Rp 15.600 per kilogram. Sementara harga gula pasir kemasan Rp 18.000 per Kilogam dan harga gula pasir curah Rp 17.000 per Kilogram.

Petugas dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang memantau harga telur. (Foto: Ist)

Komoditas lainnya seperti cabai merah besar Rp 70.000 per Kilogram, cabai merah keriting Rp 75.000 per Kilogram, cabai rawit hijau Rp 70.000 per Kilogram, dan cabai rawit merah Rp 90.000 per Kilogram. Kemudian harga bawang merah Rp 35.000 per Kilogram, bawang putih Rp 35.000 per Kilogram.

Selanjutnya harga minyak merk Minyakita Rp 14.000 per Kilogram, minyak kemasan premium Rp 18.500 per Kilogram, daging ayam broiler Rp 40.000 per Kilogram, gandum merk terigu segitiga biru curah Rp 11.000 per Kilogram, dan terigu segitiga biru kemasaran Rp 14.000 per Kilogram.

“Kalau harga beras belum ada penurunan. Belum juga dapat diprediksi pada pekan pertama ramadan tahun ini. Namun, komoditas tahunan yang mengalami kenaikan adalah telur dan daging. Harga daging dari semula Rp 130.000 per Kilogram, naik menjadi Rp 140.000 per Kilogramnya. Sementara telur, semula harganya Rp 27.750 per Kilogram naik menjadi Rp 29.333 per Kilogramnya,” ujar Sri Wahyuni. (AB)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dedi Ermansyah Dapat Rekomendasi DPP Nasdem untuk Calon Walikota Bengkulu Bengkulu

22 Juli 2024 - 22:04 WIB

DPD Partai Hanura Bengkulu Sepakat Oesman Sapta Odang Jadi Ketum

21 Juli 2024 - 00:10 WIB

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64, Kejaksaan Negeri Kepahiang Serahkan Bantuan untuk Masjid Desa Pungguk Meranti

18 Juli 2024 - 23:57 WIB

Rohidin-Meriani Resmi Berpasangan untuk Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Bengkulu

18 Juli 2024 - 23:03 WIB

Menindak Lanjuti Arahan Kemendagri, Pemprov Bengkulu Lakukan Rapat Penyederhanaan Birokrasi Sebagai Wujud Tugas dan Fungsi Gubernur Wakil Pemerintah Pusat

18 Juli 2024 - 22:01 WIB

Pemprov Bengkulu Usulkan Pembangunan Bandara dan Pelabuhan ke Menteri Perhubungan

17 Juli 2024 - 23:17 WIB

Trending di Pemerintahan