Menu

Mode Gelap

Bengkulu Utara 23:31 WIB

Sebelum Menikah, Kini Calon Pengantin Harus Memiliki Sertifikat Elsimil


					Ilustrasi menikah. (Foto: Net) Perbesar

Ilustrasi menikah. (Foto: Net)

Kilas.co.id, Kota Bengkulu – Pasangan yang akan menikah kini diharuskan memiliki sertifikat Elektronik Siap Nikah Siap Hamil (Elsimil). Elsimil sendiri merupakan inovasi dari BKKBN untuk menekan angka stunting yang ditujukan kepada calon pengantin.

Elsimil adalah suatu aplikasi yang dikembangkan oleh BKKBN bersama dengan Kementerian Agama untuk pencegahan stunting yang diberlakukan sejak awal tahun 2022.

Aplikasi Elsimil ini diharapkan mampu mendeteksi lebih awal potensi lahirnya bayi stunting berdasarkan kondisi kesehatan calon pasangan pengantin.

Calon pengantin wajib mengunduh aplikasi ini sebelum menikah. Selanjutnya, mereka mengisi kuesioner Elsimil berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan calon pengantin. Aplikasi akan melakukan penilaian otomatis untuk menentukan apakah kondisi calon pengantin perempuan itu ”ideal” atau ”berisiko” untuk hamil dan melahirkan.

Di Kota Bengkulu sendiri, Elsimil sudah diberlakukan disetiap kecamatan. Ini juga sebagai upaya pencegahan dini stunting.

“Setiap pasangan wajib mendaftar di Elsimil guna terdeteksinya kesehatan calon pengantin 3 bulan menjelang pernikahan,” ucap Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu Dewi Dharma, Kamis, 16 Mei 2024.

Berikut Manfaat dan Cara Kerja Elsimil :

  1. Alat Skrining Calon Pengantin

Calon pengantin wajib mengisi data di Elsimil untuk mendeteksi faktor risiko pada calon pengantin. Isinya antara lain biodata, berat badan, tinggi badan, Hb, lingkar lengan atas, informasi tentang paparan asap rokok.

  1. Alat Skrining Calon Anak

Calon pengantin yang berisiko akan terus didampingi Tim Pendamping Kesehatan (TPK) agar mereka bisa hamil dan melahirkan anak yang sehat. Bagi ibu hamil, TPK akan memberi pendampingan minimal 6 kali selama kehamilan.

  1. Data untuk Intervensi Petugas

Dari informasi yang diisikan calon pengantin, maka akan terlihat apakah mereka berisiko melahirkan anak stunting atau tidak. Data ini akan digunakan TPK memberi penyuluhan rutin hingga anak mereka lahir dengan sehat.

  1. Media Edukasi

Di dalam aplikasi terdapat informasi tentang kesiapan menikah dan hamil, terutama yang berkaitan dengan risiko stunting. Selain itu ada edukasi tentang kesehatan reproduksi, kontrasepsi, dan pencegahan kanker.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bahan Kebutuhan Pokok Menjelang Idul Adha di Kepahiang Tergolong Stabil

15 Juni 2024 - 00:04 WIB

Kopi Kepahiang Akan Menjadi Produk Unggulan Kancah Nasional di Pameran Apkasi

14 Juni 2024 - 23:45 WIB

Kajati Bengkulu yang Baru Siap Bersinergi dengan Pers

13 Juni 2024 - 12:18 WIB

Kabar Gembira, Gaji 13 ASN Pemkot Bengkulu Segera Cair

13 Juni 2024 - 11:33 WIB

Perwal BPHTB Kini Bayar PBB Merujuk Berdasarkan Transaksi dan NJOP

12 Juni 2024 - 23:38 WIB

Pejabat Walikota Lantik Eko Agusrianto Jadi Pejabat Sekda Pemkot Bengkulu

12 Juni 2024 - 22:53 WIB

Trending di Pemkot Bengkulu