Menu

Mode Gelap

Bengkulu Utara 15:01 WIB

Dinas Pertanian Kepahiang Optimis Hasil Panen Padi dan Jagung Lampaui Target Nasional


					Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Ir Taufik. (Foto: Dok) Perbesar

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Ir Taufik. (Foto: Dok)

Kilas.co.id, Kepahiang – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang Ir Taufik optimis penanaman bantuan padi sawah dan padi darat atau sering disebut padi gogo serta jagung di Kabupaten Kepahiang akan melampaui target yang ditetapkan secara nasional.

Dalam waktu dekat kata Taupik, dirinya akan mengumpulkan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan Penyuluh Pertanian untuk melakukan pendataan lahan yang bakal ditanam terutama padi darat di setiap kecamatan.

“Target nasional untuk Kabupaten Kepahiang penambahan luasan lahan baru itu 323 hektar. Dalam tiga hari ini, luasan lahan baru itu sudah didapat 23 hektar,” ungkap Taufik saat rapat koordinasi penanaman dan percepatan angka tanam padi dan jagung bersama Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI, Yudi Sastro, Kamis, 18 April 2024.

Untuk total keseluruhan lahan pertanian di Kabupaten Kepahiang, kata Taupik seluas 2.377 hektar. Saat ini potensi lahan yang belum digarap masih tersedia sangat luas.

“Kalau target kita sendiri, target daerah kita bisa menambah luasan lahan baru itu sebanyak 1.668 hektar. Sehingga kedepan lahan padi sawah dan padi gogo atau padi darat di Kabupaten Kepahiang bisa menjadi 4.105 hektar,” terang Taufik.

Dilokasi yang sama, Kasi Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Dr Yudi Sastro SP MP memaparkan, program ini untuk mengantisipasi gagal panen akibat cuaca yang terus tidak menentu.

Kasi Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Yudi Sastro menyampaikan persentasi program Kementan RI, di Aula Dinas Pertanian Kepahiang

Mentri Pertanian untuk mengantisipasi gagal panen akibat cuaca buruk, mendorong pemerintah daerah untuk melakukan perepatan penanaman padi dan jagung untuk petani di setiap daerah. Tujuannya, agar ketersedian pangan nasional terjamin.

“Sebab, dengan kondisi global yang sedang tidak baik-baik saja saat, negara luar mulai tidak mau menjual barang pangan mereka seperti beras. Jadi, bila kita produksi sendiri kedepan akan kesulitan memenuhi kebutuhan beras nasional,” ungkap Yudi Sastro. (AB)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tokoh Pers Nasional Salim Said Meninggal Dunia

18 Mei 2024 - 23:25 WIB

Sebelum Menikah, Kini Calon Pengantin Harus Memiliki Sertifikat Elsimil

16 Mei 2024 - 23:31 WIB

Taufik Tegaskan Bantuan Benih Padi Dari Pemerintah Pusat Jangan Perjual Belikan

15 Mei 2024 - 23:34 WIB

Hewan Kurban Iduladha Harus Miliki SKKH

15 Mei 2024 - 23:10 WIB

Dinas Pertanian Kepahiang Salurkan Bantuan Bibit Cabe Dari Pemerintah Pusat Untuk Kelompok Tani

14 Mei 2024 - 23:57 WIB

Polsek Sindang Kelingi Berhasil Menangkap DPO Pencuri Mobil Asal Jambi

14 Mei 2024 - 23:03 WIB

Trending di Berita