Menu

Mode Gelap

Berita 23:28 WIB

Tingkatkan Kualitas Jalan, Dewan Rencana Akan Kontrol Pembangunan Infrastruktur di Bengkulu


					Ketua Komisis III DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali. (Foto: Dok) Perbesar

Ketua Komisis III DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali. (Foto: Dok)

Kilas.co.id, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali melanjutkan pembangunan setelah pandemi covid-19 dinyatakan selesai. Pembangunan infrastruktur bisa mulai dibangun pada tahun 2022 dan 2023.

Tentu seluruh pembangunan yang telah dinyatakan selesai perlu untuk dilakukan pengontrolan dari anggota dewan, sebagaimana fungsingya kontroling terhadap pekerjaan proyek.

Dikatakan Ketua Komisis III DPRD Provinsi Bengkulu Tantawi Dali, selaku penyelenggara dan selaku fungsi dewan kita melaksanakan fungsi sebagai pengawasan yaitu kontroling terhadap pekerjaan proyek tersebut apakah betul-betul ada peningkatan mutu dari tahun ke tahun.

“Harapan kedepannya dalam pengawasan ini bertitik awal di laboraturium penelitian dari bahan material yang ada supaya ketahanan infrastruktur yang dibangun itu benar-benar dapat di pertanggung jawabkan,” kata Tantawi beberapa waktu lalu.

Saat ini jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu masih ditingkat kelas 4, artinya masih di kelas bawah. Harapanya ditahun berikutnya seperti jalan, jembatan, irigasi itu punya kewenangan mayoritas infrastrukturnya di PUPR.

Maka dari itu, sudah waktunya untuk peningkatan-peningkatan mutu dari jalan tersebut karena saat ini angkutan berat seperti batu bara, sawit, minyak CPO bisa merusak jalan. Minimal bisa meningkat ke kelas 2 yaitu kelas menengah menuju kelas bagus.

Ketua Komisis III DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali. (tengah) Foto: Dok

“Saya rasa jalan-jalan yang sudah dibangun itu bisa bertahan hingga 5 tahun karena sekarang ini aspal yang baru masuk 2 tahun sudah mau melakukan perbaikan, eronisnya pembangunan jalan sekarang ini masalah di drainase nya karena tidak disertai dengan pembangun bahu jalan di kanan kiri jalan, seharusnya disertai dengan pambangunan bahu jalan agar tidak terjadi penyumbatan sehingga air naik kebadan jalan yang menyebabkan banjir. Perusak utama jalan aspal beton itu air, ini yang membuat mudah patah dan amblas,” lanjutnya.

Dirinya juga mengajak masyarakat sekitar untuk bergotong royong minimal satu bulan sekali untuk membersihkan parit jalan, pemeliharaan Damija (daerah milik jalan).

“Seperti yang terlihat kiri kanan jalan itu sudah hampir menyatu baik pepohonan maupun rumput liar, jika Provinsi Bengkulu ini dipelihara mudah-mudahan jalannya akan bertahan,” tambahnya. (adv)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mudik Kampung Halaman Istri (KAUR) Produktif, Penyuluh Agama Binduriang Sampaikan Pesan Dakwah Mimbar Jum’at

12 April 2024 - 18:56 WIB

Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Baitul Izzah Provinsi Bengkulu, Gubernur Prof Rohidin Pesan Agar Masyarakat Teruskan Nilai Ibadah Berkualitas

10 April 2024 - 19:12 WIB

Pemkot Bengkulu Dirikan Posko Layanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2024

10 April 2024 - 17:47 WIB

BPBD Mencatat, 575 Warga Terdampak Banjir di Kepahiang

9 April 2024 - 23:58 WIB

Pastikan Rumah Dalam Keadaan Aman Sebelum Mudik Lebaran

6 April 2024 - 23:27 WIB

Jelang Lebaran, Stok Gas LPG 3 Kg Aman

5 April 2024 - 23:45 WIB

Trending di Pemkot Bengkulu