Menu

Mode Gelap

Bengkulu Utara 23:37 WIB

Peringati lahan Basah Sedunia, Pemprov Bengkulu Tanam 1000 Batang Pohon


					Penanaman 1000 batang pohon dilahan basa dalam memeperingati hari lahan basa. (Foto: Dok) Perbesar

Penanaman 1000 batang pohon dilahan basa dalam memeperingati hari lahan basa. (Foto: Dok)

Kilas.co.id, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Rabu 7 Februari 2024 menanam 1000 pohon secara serentak di Indonesia di jalan Pelabuhan Pulau Baai dalam rangka peringatan hari Lahan Basah (2 Februari) se-dunia.

Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan R.A. Denni mewakili Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan, peran penting lahan basah dalam lingkungan kita yang merupakan penyangga kehidupan mempunyai fungsi sebagai penyedia air bersih, sumber pangan, habitat flora dan fauna penyimpan karbon dan dapat melindungi dari bencana.

“Ini merupakan upaya kesadaran bersama dalam menjaga lahan basah agar tetap lestari sesuai fungsinya, selain itu ini juga aksi mitigasi guna meningkatkan cadangan karbon seiring meningkatnya pemanasan global,” ujar Denni.

Selain itu, pada momen ini para generasi muda turut dilibatkan sehingga dapat memberi pengetahuan seperti apa menjaga, merawat, dan melestarikan hutan dengan baik. Karena, keberlangsungan hutan ini sangat penting bagi kehidupan.

Untuk diketahui, lahan basah adalah ekosistem di mana air merupakan faktor utama yang mengendalikan lingkungan dan kehidupan tanaman dan hewan yang terkait. Definisi lahan basah yang luas mencakup ekosistem air tawar dan laut serta pesisir seperti semua danau dan sungai, akuifer bawah tanah, rawa dan rawa-rawa, padang rumput basah, lahan gambut, oasis, muara, delta dan dataran pasang surut, hutan bakau dan daerah pesisir lainnya, terumbu karang, dan semua tempat yang dibuat oleh manusia seperti tambak, sawah, waduk, dan tambak garam.

Lahan-lahan ini sangat penting bagi manusia dan alam, mengingat nilai intrinsik ekosistem ini, serta manfaat dan jasanya, termasuk kontribusi lingkungan, iklim, ekologi, sosial, ekonomi, ilmu pengetahuan, pendidikan, budaya, rekreasi, dan estetika terhadap pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan manusia.

Meskipun lahan basah hanya mencakup sekitar 6 persen dari permukaan bumi, namun 40 persen dari seluruh spesies tanaman dan hewan hidup atau berkembang biak di lahan basah. Keanekaragaman hayati lahan basah penting bagi kesehatan, pasokan makanan, pariwisata, dan lapangan pekerjaan.

Lahan basah sangat penting bagi manusia, ekosistem lain, dan iklim kita, menyediakan jasa ekosistem penting seperti pengaturan air, termasuk pengendalian banjir dan pemurnian air. Lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia bergantung pada lahan basah untuk mata pencaharian mereka – atau sekitar satu dari delapan orang di Bumi. (HS)

Baca juga: https://www.kilas.co.id/kerusakan-hutan-di-bengkulu-mencapai-13-persen-rohidin-mengajak-masyarakat-bersama-menanam-pohon/

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bahan Kebutuhan Pokok Menjelang Idul Adha di Kepahiang Tergolong Stabil

15 Juni 2024 - 00:04 WIB

Kopi Kepahiang Akan Menjadi Produk Unggulan Kancah Nasional di Pameran Apkasi

14 Juni 2024 - 23:45 WIB

Kajati Bengkulu yang Baru Siap Bersinergi dengan Pers

13 Juni 2024 - 12:18 WIB

Kabar Gembira, Gaji 13 ASN Pemkot Bengkulu Segera Cair

13 Juni 2024 - 11:33 WIB

Perwal BPHTB Kini Bayar PBB Merujuk Berdasarkan Transaksi dan NJOP

12 Juni 2024 - 23:38 WIB

Pejabat Walikota Lantik Eko Agusrianto Jadi Pejabat Sekda Pemkot Bengkulu

12 Juni 2024 - 22:53 WIB

Trending di Pemkot Bengkulu