Menu

Mode Gelap

Berita Daerah 23:33 WIB

Pemprov Bengkulu Terus Tekan Inflasi Selama Ramadan dan Idul Fitri


					Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (Foto: Ist) Perbesar

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (Foto: Ist)

Kilas.co.id, Bengkulu – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menyiapkan langkah taktis dalam menekan angka Inflasi beras yang begitu tinggi pada saat menyambut hari besar keagamaan (Bulan Ramadhan) dan Idul Fitri.

Hal tersebut dibeberkan Gubernur Rohidin Mersyah saat Rakor Tingkat Pimpinan (High Level Meeting) TPID dan TP2DD Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak.

Rakor yang mengusung tema “Sinergi Memperkuat Kesinambungan Pasokan Periode HBKN Ramadhan dan Digitalisasi Keuangan Daerah di Provinsi Bengkulu Tahun 2024” ini dipimpin langsung Gubernur Rohidin.

“Kita tadi upayakan bagaimàna kita yang memiliki beras cadangan pemerintah ini bisa terdistribusi dalam waktu dekat, dan saya akan buat Surat Edaran (SE) Gubernur karena masing-masing Kepala Daeràh memiliki beras cadangan pemerintah yang kita alokasikan melalui APBD. Menurut saya beras ini yang bisa distribusikan (dalam waktu dekat) untuk menekan Inflasi,” kata gubernur pada tiga hari yang lalu.

Pertama, selain merencanakan untuk membuat SE, Gubernur Rohidin juga meminta agar Bulog bersama Bupati ataupun Walikota untuk mengkaji penyaluran beras dengan memakai metode penetapan harga beras di bawah harga beras pasaran.

Tujuanya, agar masyarakat di tingkat desa ataupun kelurahan nantinya bisa membeli beras dengan terjangķau tanpa harus menggunakan kendaraan untuk ke pasar.

“Yang kedua, kalau bisa dikaji dengan Bulog (Pemkab dan Pemkot), bagaimana Bulog itu menyalurkan beras harga standar di bawah harga pasar. Kemudian itu akan dipasarkan di tingkat RT/Desa. Nanti, menggunakan struktur pemerintah dengan tujuan agar masyarakat di desà bisà membeli beras eceran standar Bulog tidak perlu lagi pergi ke pasar menggunakan kendaraan dan bisa membeli dengan jumlah setengah kilo, maupun sekilo,” tambah gubernur.

Ilustrasi

Di sisi lain Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu Darjana juga menyampaikan, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus membangun komunikasi bersama media untuk mengetahui perkembangan harga beras di pasaran.

“Terpenting tindak lanjutnya dengan melibatkan semua unsur Bulog khususnya. Terus komunikasi efektif bersama media rutin dilakukan agar bisa terus melakukan pemantauan harga beras di pasar seperti apa sehingga metode-metode yang sudah disampaikan itu segera ada efeknya,” tutup Darjana. (HS)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sukatno Figur Layak Diperhitungkan Maju di Pilgub Bengkulu 2024

22 April 2024 - 15:02 WIB

Pemkot Bengkulu Serahkan Bantuan Beras dan Mie Instan untuk Masyarakat Kabupaten Lebong yang Terkena Banjir

19 April 2024 - 23:30 WIB

Luas Persawahan di Kepahiang Terus Menyusut, Dinas Pertanian Ajak Masyarakat Maksimalkan Lahan yang Ada

19 April 2024 - 20:47 WIB

Bapenda Tegaskan, Tarif Parkir Sesuai Aturan, Lebih Dari Itu Pungli

18 April 2024 - 22:57 WIB

Dinas Pertanian Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur Ditanami Hortikultura

18 April 2024 - 22:01 WIB

Dinas Pertanian Kepahiang Optimis Hasil Panen Padi dan Jagung Lampaui Target Nasional

18 April 2024 - 18:01 WIB

Trending di Bengkulu Utara