Menu

Mode Gelap

Bengkulu Utara 23:04 WIB

Pemprov Bengkulu Lanjut Mediasi Tapal Batas Wilayah Lebong – Bengkulu Utara


					Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar saat pimpin Rapat Supervisi Tim Kementerian Dalam Negeri terkait tapal batas Lebong-Bengkulu Utara, Kamis, 30 mei 2024. (Foto: Dok) Perbesar

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar saat pimpin Rapat Supervisi Tim Kementerian Dalam Negeri terkait tapal batas Lebong-Bengkulu Utara, Kamis, 30 mei 2024. (Foto: Dok)

Kilas.co.id, Bengkulu – Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar pimpin Rapat Supervisi Tim Kementerian Dalam Negeri RI (Mendagri) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, terkait pelaksanaan mediasi yang dilakukan Pemprov Bengkulu kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong dan Pemkab Bengkulu Utara dalam upaya penyelesaian sengketa batas wilayah, di ruang pertemuan salah satu restoran di kawasan Pantai Panjang Bengkulu, Kamis, 30 Mei 2024.

Dikatakan Khairil Anwar, rapat supervisi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri nomor 300.2.3/e.574/BAK, tanggal 16 April 2024 perihal permohonan koordinasi sebelum pelaksanaan media kedua setelah dikeluarkannya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Di mana sesuai dengan keputusan sela MK mengamanatkan kepada Gubernur Bengkulu untuk melakukan mediasi, kemudian memerintahkan Kemendagri untuk melakukan supervisi terhadap mediasi yang dilakukan Gubernur Bengkulu.

“Kita telah melakukan mediasi sekali waktu itu, kemudian dilanjutkan pembahasan secara teknis oleh tim dari masing-masing pihak. Dari mediasi pertama yang dilakukan, Kemendagri mengapresiasi langkah yang diambil Pemprov Bengkulu,” jelas Khairil Anwar.

Lanjut Khairil Anwar, untuk mediasi akhir yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat, Pemprov Bengkulu berharap kepada Pemkab Lebong dan Bengkulu Utara untuk bisa membawa bukti atas gugatan yang disampaikan ke MK.

“Memang rapat kali ini tidak mengarah kepada benar atau salahnya gugatan yang disampaikan kedua belah pihak, namun lebih kepada evaluasi atas mediasi sebelumnya. Keputusan MK yang tetap menjadi keputusan akhir atas sengketa ini,” pungkasnya. (HS)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kajati Bengkulu yang Baru Siap Bersinergi dengan Pers

13 Juni 2024 - 12:18 WIB

Kabar Gembira, Gaji 13 ASN Pemkot Bengkulu Segera Cair

13 Juni 2024 - 11:33 WIB

Perwal BPHTB Kini Bayar PBB Merujuk Berdasarkan Transaksi dan NJOP

12 Juni 2024 - 23:38 WIB

Pejabat Walikota Lantik Eko Agusrianto Jadi Pejabat Sekda Pemkot Bengkulu

12 Juni 2024 - 22:53 WIB

Seluruh Puskesmas di Kota Bengkulu untuk Gencar Sosialisasikan Pencegahan DBD

12 Juni 2024 - 09:26 WIB

Gubernur Bengkulu Minta Event Tabut 2024 Lebih Baik Lagi

10 Juni 2024 - 22:14 WIB

Trending di Provinsi Bengkulu