Menu

Mode Gelap

Berita 21:50 WIB

Pemprov Bengkulu Lakukan Kerjasama dengan Universitas Islam Riau Tentang Pemanfaatan Studi Ilmu Teknik Perminyakan


					Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah (kiri) dan Rektor UIR Prof. Syafrinaldi (tengah) usai melakuka penandatanganan kerja sama pemanfaatan studi ilmu teknik perminyakan di Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa, 7 Mei 2024. (Foto: Dok) Perbesar

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah (kiri) dan Rektor UIR Prof. Syafrinaldi (tengah) usai melakuka penandatanganan kerja sama pemanfaatan studi ilmu teknik perminyakan di Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa, 7 Mei 2024. (Foto: Dok)

Kilas.co.id, Bengkulu – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melakukan kerja sama dengan Universitas Islam Riau (UIR). Kerja sama ini tentang pemanfaatan studi ilmu teknik perminyakan yang nanti akan disinerjikan dengan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Penandatanganan nota kesepakatan kerja sama itu dilakukan di Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa, 7 Mei 2024 yang langsung dihadiri oleh Rektor UIR Prof. Syafrinaldi.

Memilih Unversitas UIR untuk melakukan kerja sama, menurut Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Universitas Islam Riau ini salah satu Universitas tertua yang memiliki satu bidang keilmuan tentang teknik perminyakan. Dalam ilmu perminyakan di UIR ini juga mendalami ilmu geothermal yaitu ilmu panas bumi yang muncul dari lapisan dalamnya.

Menurut Rohidin ini sangat bagus untuk diselaraskan dengan potensi panas bumi yang ada di Provinsi Bengkulu.

“Provinsi Bengkulu ini luas, memiliki potensi panas bumi, saya kira ini bisa dikerja samakan kepada ASN kita yang di bidang teknik perminyakan,” katanya.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat memberikan pidato

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Riau Prof. Syafrinaldi mengatakan, apabila studi ilmu teknik perminyakan benar-benar disinergikan dengan OPD dan ASN Pemprov Bengkulu, bukan tidak mungkin potensi sumber daya panas bumi yang dimiliki daerah mampu dikelolah sendiri.

Rektor UIR menilai, potensi alam yang dimiliki oleh suatu daerah jika dikelolah oleh SDM asli dapat meminimalisir potensi konflik sosial sedini mungkin.

“Seperti kata pak Gubernur dan Asisten II, Provinsi Bengkulu ini memiliki sumber daya alam panas bumi cukup besar. Tentu kalau digali serta punya SDM sendiri tidak menjadi konflik di kemudian hari. Kalau yang ngelolahnya dari luar nanti takutnya jadi konflik sosial,” jelas Prof. Syafrinaldi.

“Hal inilah yang kita harapkan potensi Sumber Daya Alam Panas Bumi Bengkulu dikelolah orang asli Bengkulu,” pungkasnya. (adv)

Baca juga: https://www.kilas.co.id/pemprov-bengkulu-akan-bekerja-sama-dengan-djp-untuk-mengoptimalkan-pajak-daerah/

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bahan Kebutuhan Pokok Menjelang Idul Adha di Kepahiang Tergolong Stabil

15 Juni 2024 - 00:04 WIB

Kopi Kepahiang Akan Menjadi Produk Unggulan Kancah Nasional di Pameran Apkasi

14 Juni 2024 - 23:45 WIB

Kajati Bengkulu yang Baru Siap Bersinergi dengan Pers

13 Juni 2024 - 12:18 WIB

Kabar Gembira, Gaji 13 ASN Pemkot Bengkulu Segera Cair

13 Juni 2024 - 11:33 WIB

Perwal BPHTB Kini Bayar PBB Merujuk Berdasarkan Transaksi dan NJOP

12 Juni 2024 - 23:38 WIB

Pejabat Walikota Lantik Eko Agusrianto Jadi Pejabat Sekda Pemkot Bengkulu

12 Juni 2024 - 22:53 WIB

Trending di Pemkot Bengkulu