Menu

Mode Gelap

Berita 23:25 WIB

Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Bentuk Karakter Akhlak Terhadap Anak Melalui Pendekatan Keluarga


					Sekda Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri Perbesar

Sekda Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri

Kilas.co.id, Bengkulu – Sekda Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri mengajak seluruh pihak melalui organisasi perempuan di Bengkulu, bersama melaksanakan peran strategis untuk mengantasi fenomena tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia yang saat ini terus terjadi.

Langka yang dilakukan kata Sekda mulai dari pengawasan ekstra, memberikan pengarahan pada anak dan pembentukan karakter akhlak di lingkungan keluarga masing-masing serta melakukan pengawasan penggunaan media sosial (Medsos) pada anak.

Karena kasus TPPO dan kekerasan terhadap perempuan dan anak terutama di Bengkulu saat ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

“Kita minta dengan para ibu organisasi perempuan apapun itu, kita sama-sama bersinergi dengan Pemprov Bengkulu untuk menanggulangi kondisi kemasyarakatan yang ada saat ini. Bukan hanya terhadap pemberdayaan keluarga secara ekonomi dan sosial, tapi juga pemberdayaan terhadap anak melalui pendekatan keluarga,” terang Sekda Isnan usai membuka Sosialisasi Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Pendidikan Perempuan dalam Membentuk Karakter Keluarga, di aula salah satu hotel kawasan jalan Pariwisata Kota Bengkulu, Rabu, 8 Mei 2024.

Sekda Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri foto bersama usai membuka sosialisasi peningkatan kapasitas dan kualitas pendidikan perempuan dalam membentuk karakter keluarga

Sekda Isnan meyakini jika pemberdayaan karakter dan akhlak ini dilakukan secara masif di tingkat keluarga masing-masing, maka kasus TPPO serta kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bengkulu bisa diminimalisir secara bertahap.

“Apalagi organisasi perempuan ini kan organisasinya solid. Terlebih dalam hal pemberdayaan masyarakat dan keluarga sudah tidak diragukan lagi. Intinya keluarga lah yang pertama memiliki kuasa atas anak-anak mereka,” pungkasan.

Sementara itu, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Bengkulu Eri Yulian Hidayat mengatakan, sesuai dengan tema sosialisasi “Peringatan Perjuangan Kartini sebagai Inspirasi Peningkatan Pendidikan Perempuan di Lingkungan Keluarga”, diharapkan pemberdayaan keluarga melalui organisasi perempuan mampu menekan angka TPPO.

“Saat ini keluarga menjadi fundamental sekali dalam penanaman nilai-nilai karakter kepada anak. Maka dari itu hari ini luar biasa dihadiri oleh organisasi Dharma Wanita se-Provinsi Bengkulu dan juga perwakilan organisasi perempuan lainnya,” ujarnya. (adv)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bahan Kebutuhan Pokok Menjelang Idul Adha di Kepahiang Tergolong Stabil

15 Juni 2024 - 00:04 WIB

Kopi Kepahiang Akan Menjadi Produk Unggulan Kancah Nasional di Pameran Apkasi

14 Juni 2024 - 23:45 WIB

Kajati Bengkulu yang Baru Siap Bersinergi dengan Pers

13 Juni 2024 - 12:18 WIB

Kabar Gembira, Gaji 13 ASN Pemkot Bengkulu Segera Cair

13 Juni 2024 - 11:33 WIB

Perwal BPHTB Kini Bayar PBB Merujuk Berdasarkan Transaksi dan NJOP

12 Juni 2024 - 23:38 WIB

Pejabat Walikota Lantik Eko Agusrianto Jadi Pejabat Sekda Pemkot Bengkulu

12 Juni 2024 - 22:53 WIB

Trending di Pemkot Bengkulu