Menu

Mode Gelap

Berita 23:25 WIB

Kejari Kepahiang Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ganja yang Sudah Memiliki Kekuatan Hukum Tetap


					Kejari Kepahiang saat melakukan pemusnahan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht), Selasa, 9 Juli 2024. (Foto: Alex) Perbesar

Kejari Kepahiang saat melakukan pemusnahan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht), Selasa, 9 Juli 2024. (Foto: Alex)

Kilas.co.id, Kepahiang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang, Selasa 9 Juli 2024 sekitar pukul 09.15 Wib melalukan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang sudah mempunyai Kekuatan Hukum Tetap (Inkracht) tahun 2024.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan di depan gudang barang bukti Kejari Kepahiang.

Kajari Kepahiang Ika Mauludhina, SH. MH mengatakan, dilakukannya pemusnahan barang bukti tersebut agar tidak ada penumpukan barang bukti serta menghindari penyalahgunaan oknum. Sehingga harus dimusnahkan.

“Kita melakukan pemusnahan brang bukti yang sudah mempunyai Kekuatan Hukum Tetap. Hal ini kita lakukan agar tidak adanya penumpukan barang bukti dan menghindari oknum yang menyalahgunakan barang bukti tersebut maka harus segera kita eksekusi,” kata Kajari Kepahiang.

Banyaknya Barang bukti ini lanjut Kejari, menandakan masih maraknya tindak kejahatan di Kabupaten Kepahiang.

Kedepan, Kejari Kepahiang akan lebih berhati-hati dalam meningkatkan pengawasan dan terus melakukan penindakan terkait tindak kejahatan di Kabupaten Kepahiang agar tidak adanya kejahatan lagi.

Adapun Barang Bukti yang dimusnahkan antara lain berupa Narkotika, pakaian dan barang bukti lainnya yang merupakan barang bukti dari 34 perkara Tindak Pidana Umum dalam kurun waktu dari Desember 2023 sampai dengan bulan Juli 2024 yang telah diputus oleh Pengadilan Negeri Kepahiang dan memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).

Seperti Tindak Pidana Narkotika sebanyak 22 perkara yang terdiri dari, Sabu-Sabu seberat 19,07 gram, Ganja seberat 620,65 gram, Tindak Pidana OHARDA (Orang dan Harta Benda) sebanyak 4 (empat) perkara, Tindak Pidana KAMNEGTIBUM dan Tindak Pidana Umum lainnya (TPUL) sebanyak 8 perkara.

Untuk kegiatan Pemusnahan Barang bukti, dilakukan dengan cara dibakar dan dipotong menggunakan gerinda atau alat pemotong.

“Cara tersebut untuk barang bukti sajam sehingga tidak dapat dipergunakan lagi”, pungkas Kajari Kepahiang Ika Mauludhina. (Andes)

Baca juga: https://www.kilas.co.id/kejari-lebong-musnahkan-43-item-barang-bukti-perkara-tindak-pidana-umum/

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kopi Kepahiang Kini Sudah Masuk Pasar Internasional, Pak Sahid Coffee Sudah MoU dengan Kopinada

19 Juli 2024 - 00:00 WIB

Stand Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kepahiang Dinobatkan Stand Paling Kreatif

17 Juli 2024 - 23:30 WIB

Semangati Siswa Baru Mengikuti MATSAMA, Kakankemenag Kepahiang; Jadikan Kegiatan Ini Mengenal Lebih Dalam Madrasah

16 Juli 2024 - 23:12 WIB

Kakankemenag Kepahiang Tegaskan, ASN dan Non ASN untuk Tidak Bermain Judi Online

16 Juli 2024 - 22:41 WIB

Kejati Bengkulu Saat Ini Memiliki Dua Aplikasi Untuk Memberikan Kemudahan Pelayanan Pada Masyarakat

15 Juli 2024 - 23:19 WIB

Pria Buruh Petik Kopi di Kepahiang Ditemukan Gantung Diri di Pohon Jambu

12 Juli 2024 - 23:42 WIB

Trending di Berita