Menu

Mode Gelap

Berita 22:53 WIB

Hadiri Halal Bi Halal IKJPP, Rohidin Mersyah Berikan Apresiasi Pada Suku Rejang Suku yang Memiliki Aksara Sendiri


					Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (baju hitam). (Foto: Dok) Perbesar

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (baju hitam). (Foto: Dok)

Kilas.co.id, Bengkulu – Sehari setelah menghadiri acara halal bi halal bersama masyarakat Bengkulu yang sedang berada di tanah perantauan se-Jabodetabek, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Minggu, 5 Mei 2024 lanjut menghadiri acara halal bi halal bersama Ikatan Jang Pat Petulai (IKJPP) Bengkulu di Balai Adat Jang Pat Petulai Bengkulu, Minggu 5 Mei 2024.

Dengan menggunakan pakaian serba hitam, Rohidin Mersyah disambut hangat M. Saleh Ketua IKJPP. Gubernur Rohidin Mersyah dalam kata sambutanya menyampaikan apresiasi atas kehadiran masyarakat Ikatan Jang Pat Petulai Provinsi Bengkulu terutama suku Rejang yang merupakan suku terbesar di Bengkulu dan memiliki aksara sendiri.

“Hari ini saya menghadiri Halal Bihalal Ikatan Keluarga Jang Pat Petulai Bengkulu. Rejang ini merupakan salah satu suku terbesar yang memiliki aksara sendiri,” ujar Gubernur Rohidin Mersyah.

Selain menyambut kehadiran masyarakat suku Rejang, Gubernur Rohidin Mersyah juga turut membagikan kabar baik terkait penghargaan yang diterima oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Penghargaan ini diberikan atas upaya Pemerintah Daerah dalam menjaga bahasa daerah, termasuk bahasa Rejang.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya pelestarian bahasa daerah, termasuk bahasa Rejang. Kami sangat mengapresiasi anak SD yang berpidato dalam bahasa Rejang di hadapan Mendikbudristek,” ungkap Gubernur Rohidin Mersyah.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (Foto: Dok)

Sementara itu, Ketua Umum IKJPP Provinsi Bengkulu, M. Saleh, menambahkan bahwa kehadiran IKJPP di Bengkulu bertujuan untuk membantu dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam membangun Provinsi Bengkulu yang maju dan berkembang.

“Kehadiran IKJPP ini tidak hanya untuk merayakan Halal Bihalal secara rutin setiap tahun, tetapi juga untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam membangun Provinsi Bengkulu yang lebih baik,” ungkap M. Saleh.

Menariknya, sejarah suku Rejang yang dipercaya berasal dari Rhe Jang Hiang, seorang leluhur suku Rejang yang bermula dari Mongolia, menjadi cermin kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki oleh masyarakat Bengkulu.

Rhe Jang Hiang bersama kelompoknya mendirikan perkampungan di Kutai Nuak, Napal Putih, Bengkulu Utara pada tahun 2090 sebelum masehi (SM).

Acara Halal Bihalal IKJPP Bengkulu tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antaranggota masyarakat suku Rejang, tetapi juga sebagai momen penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dalam membangun Bengkulu yang lebih baik dan maju ke depannya. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, diharapkan Provinsi Bengkulu dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakatnya. (adv)

Baca juga: https://www.kilas.co.id/gubernur-bengkulu-ajak-masyarakat-bengkulu-di-perantauan-bersama-menanamkan-nilai-gotong-royong-untuk-membangun-daerah/

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bahan Kebutuhan Pokok Menjelang Idul Adha di Kepahiang Tergolong Stabil

15 Juni 2024 - 00:04 WIB

Kopi Kepahiang Akan Menjadi Produk Unggulan Kancah Nasional di Pameran Apkasi

14 Juni 2024 - 23:45 WIB

Kajati Bengkulu yang Baru Siap Bersinergi dengan Pers

13 Juni 2024 - 12:18 WIB

Kabar Gembira, Gaji 13 ASN Pemkot Bengkulu Segera Cair

13 Juni 2024 - 11:33 WIB

Perwal BPHTB Kini Bayar PBB Merujuk Berdasarkan Transaksi dan NJOP

12 Juni 2024 - 23:38 WIB

Pejabat Walikota Lantik Eko Agusrianto Jadi Pejabat Sekda Pemkot Bengkulu

12 Juni 2024 - 22:53 WIB

Trending di Pemkot Bengkulu