Menu

Mode Gelap

Berita 15:53 WIB

Gubernur Bengkulu : Potret Satuan Pendidikan Menjadi Barometer Untuk Menentukan Cluster


					Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Provinsi Bengkulu di Santika Hotel. (Foto: Dok) Perbesar

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Provinsi Bengkulu di Santika Hotel. (Foto: Dok)

Kilas.co.id, Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah membuka Rapat Koordinasi Daerah Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Bengkulu di Santika Hotel, kemarin.

Menurut Gubernur Rohidin bahwa Rakor tersebut memiliki nilai yang strategis, karena merupakan tahap awal usai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI resmi melakukan penggabungan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (BAN PAUD) dengan Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN SM).

“Dari 4.416 satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga pendidikan dasar menengah (SD, SMP, SMA) atau bila di bawah Kementerian Agama (RA, MI, MTS, MA) data pada posisi sekarang sekitar 1.700-an yang akreditasinya sudah A (unggul). Dan memang dari jumlah total tersebut, sekitar 2.200-an atau 50 persennya pada tingkatan PAUD ataupun RA,” ujar Gubernur Rohidin.

Lebih lanjut, dengan terbitnya Permendikbudristek No. 38/2023 kelembagaan ini menjadi milik kita bersama, jadi perlu sinergi, kolaborasi, dan bangun rasa memiliki dari dua kementerian tersebut (Pemprov dan Kemenag).

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah foto bersama usai membuka Rapat Koordinasi Daerah Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Provinsi Bengkulu di Santika Hotel. (Foto: Dok)

“Jadi nanti tidak ada sekat lagi antara satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama dan Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dan perlu dipetakan betul, bagaimana potret satuan pendidikan yang dikelola pada setiap sekolah, sehingga nanti menjadi barometer untuk menentukan cluster hak-hak dari satuan pendidikan tersebut,” jelasnya.

Sementara, Ketua Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Bengkulu Komarudin menyampaikan tugas dari BAN Provinsi Bengkulu untuk membantu pelaksanaan akreditasi satuan pendidikan untuk anak usia dini, sekolah, madrasah dan juga program pendidikan kesetaraan di tingkat Provinsi.

“Akreditasi lembaga pendidikan merupakan upaya untuk terus mendorong peningkatan mutu maupun kualitas di setiap lembaga pendidikan baik itu formal dan juga non formal,” terang Komar yang sebelumnya sebagai Ketua BAN SM. (adv)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tokoh Pers Nasional Salim Said Meninggal Dunia

18 Mei 2024 - 23:25 WIB

Sebelum Menikah, Kini Calon Pengantin Harus Memiliki Sertifikat Elsimil

16 Mei 2024 - 23:31 WIB

Taufik Tegaskan Bantuan Benih Padi Dari Pemerintah Pusat Jangan Perjual Belikan

15 Mei 2024 - 23:34 WIB

Hewan Kurban Iduladha Harus Miliki SKKH

15 Mei 2024 - 23:10 WIB

Dinas Pertanian Kepahiang Salurkan Bantuan Bibit Cabe Dari Pemerintah Pusat Untuk Kelompok Tani

14 Mei 2024 - 23:57 WIB

Polsek Sindang Kelingi Berhasil Menangkap DPO Pencuri Mobil Asal Jambi

14 Mei 2024 - 23:03 WIB

Trending di Berita