Menu

Mode Gelap

Berita 23:14 WIB

Disparpora Akan Melakukan Penataan Aset Guna Meningkatkan PAD


					Rudi Andy Silaloho, Kepala Disparpora Kabupaten Kepahiang Perbesar

Rudi Andy Silaloho, Kepala Disparpora Kabupaten Kepahiang

Kilas.co.id, Kepahiang – Tahun ini, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepahiang akan melakukan evaluasi dan inventarisir sejumlah aset yang berpotensi mengasilkan Pendapatan Asli daerah (PAD).

Sejauh ini terdapat beberapa kendala aset yang minim pengasilkan PAD. Sehingga semuanya akan di evaluasi dan di inventarisir oleh pihaknya. Tujuannya sendiri untuk memastikan apa daja kendala yang terjadi sehingga PAD yang dihasilkan tidak sesuai ataupun bahkan tidak menghasilkan PAD sama sekali.

“Semua aset yang ada kita evaluasi, karena seperti yang kita ketahui, masih ada sejumlah aset yang PAD nya tidak sesuai atau bahkan tidak menghasilkan PAD. Oleh karena itu, evaluasi yang dilakukan ini diharapkan bisa mendapatkan titik terang terhadap PAD yang dihasilkan,” ujar Rudi Andy Silaloho, Kepala Disparpora Kabupaten Kepahiang.

Dirinya juga mengungkapkan, dengan mengevaluasi dan mengkaji aset yang ada. Nanti akan diketahui bagaimana kondisi asetnya sebenarnya. Sehingga dengan begitu, aset yang ada bisa ditawarkan kepada pihak ketiga untuk dikelola. Dan bisa memberikan PAD untuk Kepahiang.

“Sejak awal kita sudah menargetkan, dengan terbatasnya anggaran yang kita miliki. Kita berencana untuk menyerahkan pengelolaan aset kita yang ada oleh pihak ketiga. Untuk itu agar pihak ketiga bisa menerimanya nanti, kita evaluasi terlebih dahulu aset yang ada,” terangnya.

Kantor Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kepahiang. (Foto: Dok)

Karena nya di tegaskan Rudi, dengan pengelolaan aset yang baik. Tahun depan diupayakan tidak akan ada lagi aset Disparpora yang tidak menghasilkan PAD. Karena sebisa mungkin, pihaknya akan berupaya memaksimalkan sejumlah aset yang ada agar menghasilkan PAD.

“Seperti aset GOR, saat ini bisa dikatakan kondisinya sudah terbengkalai dan tidak ada PAD yang diberikan. Karena nya di tahun depan, kita akan berupaya menawarkan GOR ini kepada pihak ketiga agar bisa menghasilkan PAD. Begitupun dengan sejumlah aset lainnya yang belum memberikan PAD, atau masih minim PAD,” singkatnya.

Untuk diketahui, PAD yang ditargetkan kepada Disparpora Rp 35 juta selama setahun. Hingga saat ini pihak Disparpora sudah berhasil mengumpulkan PAD sebesar Rp 30 juta. Akan tetapi demi mendongkrak PAD yang ada, pihak Disparpora melakukan evaluasi aset, agar tahun depan PAD bisa lebih ditingkatkan. (adv)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkot Bengkulu Serahkan Bantuan Beras dan Mie Instan untuk Masyarakat Kabupaten Lebong yang Terkena Banjir

19 April 2024 - 23:30 WIB

Luas Persawahan di Kepahiang Terus Menyusut, Dinas Pertanian Ajak Masyarakat Maksimalkan Lahan yang Ada

19 April 2024 - 20:47 WIB

Bapenda Tegaskan, Tarif Parkir Sesuai Aturan, Lebih Dari Itu Pungli

18 April 2024 - 22:57 WIB

Dinas Pertanian Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur Ditanami Hortikultura

18 April 2024 - 22:01 WIB

Dinas Pertanian Kepahiang Optimis Hasil Panen Padi dan Jagung Lampaui Target Nasional

18 April 2024 - 18:01 WIB

Pemkot Bengkulu Minta Developer Perumahan Menyerahkan PSU

18 April 2024 - 15:06 WIB

Trending di Pemerintahan