Menu

Mode Gelap

Berita Daerah 16:06 WIB

Dinas PPKBP3A Ajak Masyarakat Lindungi Lansia


					Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kepahiang, Linda Rospita (tengah). Foto: AB) Perbesar

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kepahiang, Linda Rospita (tengah). Foto: AB)

Kilas.co.id, Kepahiang – Diakhir siklus hidup manusia, lansia sering kali mendapat perlakukan tidak baik. Sering kali terjadi diskriminasi ganda, baik sebagai perempuan maupun karena usia yang sudah lanjut. Selain itu, lansia juga rentan mengalami kekerasan, karena secara fisik dianggap lemah.

Menyikapi keadaan seperti itu, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kepahiang mengajak masyarakat melindungi lansia dan meningkatkan pemahaman tentang lansia.

Berdasarkan observasi, rendahnya pemahaman tentang lansia oleh masyarakat, juga menjadi salah satu faktor kejadian diskriminasi kerap terjadi terhadap lansia.

Padahal, menurut Kepala DPPKBP3A, Linda Rosita, banyak para Lansia justru mandiri dan produktif, sebab itu stigma tentang Lansia menjadi beban harus dihapuskan.

Dia juga menjelaskan jumlah Lansia setiap tahun terus bertambah, pada tahun 2025, diperkirakan jumlahnya akan mencapai 10% penduduk Indonesia atau 36 juta jiwa. Selain itu jumlah perempuan lansia lebih banyak dibandingkan lansia laki-laki, yaitu 8.99% atau 11.41 juta jiwa, sedangkan lansia laki-laki hanya 10.2 juta jiwa.

“Indonesia masuk 5 besar negara dengan jumlah Lansia terbanyak di dunia. untuk itu Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2010 tentang Perlindungan Lanjut Usia yang Responsif Gender mesti kita sampaikan kembali pada masyarakat,” kata Linda.

Ia juga menjelaskan, di Kepahiang saat ini tengah dikembangkan Model Perlindungan Lansia yang Responsif Gender.

“Model ini diharapkan menjadi contoh bagi para komunitas lansia di daerah lain yang mengunjungi kabupaten Kepahiang, serta dapat terus dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam program dan kegiatan pemerintah Kabupaten Kepahiang maupun daerah lain. Demi mewujudkan Lansia Indonesia yang Sehat, Produktif, Mandiri, Bahagia, dan Sejahtera,” ujar Linda. (AB)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64, Kejaksaan Negeri Kepahiang Serahkan Bantuan untuk Masjid Desa Pungguk Meranti

18 Juli 2024 - 23:57 WIB

Menindak Lanjuti Arahan Kemendagri, Pemprov Bengkulu Lakukan Rapat Penyederhanaan Birokrasi Sebagai Wujud Tugas dan Fungsi Gubernur Wakil Pemerintah Pusat

18 Juli 2024 - 22:01 WIB

Pemprov Bengkulu Usulkan Pembangunan Bandara dan Pelabuhan ke Menteri Perhubungan

17 Juli 2024 - 23:17 WIB

Memperingati HUT RI Ke-79 Tahun, Pemprov Bengkulu Akan Menggelar Kirab Bendera Merah Putih dari Bundaran Fatmawati Sampai Ke Kediaman Bung Karno

17 Juli 2024 - 21:31 WIB

Kepahiang Mendapatkan Penghargaan KEMENDES PDDT Teknologi Tepat Guna Nusantara 2024

16 Juli 2024 - 14:07 WIB

Gubernur Bengkulu Minta Insiden Penembakan di Perkebunan Kelapa Sawit Tidak Kembali Terulang

15 Juli 2024 - 23:51 WIB

Trending di Pemerintahan