Menu

Mode Gelap

Berita 21:15 WIB

Dinas Perdagangan Kabupaten Kepahiang Tanggapi Usulan Alih Fungsi Terminal Merigi Jadi Pasar Tradisional


					Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang, Jan Johanes Dalos. (Foto: Dok) Perbesar

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang, Jan Johanes Dalos. (Foto: Dok)

Kilas.co.id, Kepahiang – Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang menanggapi usulan DPRD Kabupaten Kepahiang terkait pemanfaatan terminal tipe B yang berlokasi di Kecamatan Merigi berubah alih fungsi menjadi pasar tradisional.

Usulan tersebut disampaikan, karena sejauh bangunan terminal tersebut dibangun belum dimanfaatkan secara maksimal. Untuk saat ini yang ada disana aktivitas pasar tradisional dihari tertentu, biasa masyarakat sebut Pekan Selasa.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang, Jan Johanes Dalos mengatakan, pihaknya bersedia merubah alih fungsi terminal menjadi pasar tradisional. Hanya saja saat ini aset bangunan tersebut masih milik Dinas Perhubungan. Pihaknya sejauh ini sedang mengusulkan ke Bidang Aset BKD untuk diubah menjadi aset Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang.

“Saran alihfungsi terminal menjadi pasar itu siap dilakukan. Hanya saja terkait dengan status asetnya di Dinas Perhubungan yang saat ini tengah diusulkan ke Bidang Aset BKD,” kata Jan Johanes Dalos saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 18 April 2024.

Melihat luas bangunan disekitar terminal Merigi, menurut Jan Johanes Dalos bisa saja dijadikan pasar tradisional untuk masyarakat bertransaksi memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Terutama, masyarakat yang tinggal di sekitar Kecamatan Ujan Mas dan Kecamatan Merigi untuk membeli kebutuhan pokok ke pasar terhitung cukup jauh.

Terminal Merigi yang berada di Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang. (Foto: Dok)

“Kalau untuk alih fungsi terminal menjadi kawasan perdagangan bisa saja, namun ada ketentuan-ketentuan yang harus kita lalui sepanjang dilakukannya alih fungsi terminal menjadi pasar,” lanjt Jan Johanes Dalos.

Kedepan lanjutnya, ketika itu sudah menjadi pasar tradisional dan aset sudah milik Dinas Perdagangan, pihaknya siap mengajukan proposal untuk dilakukan revitalisasi agar menjadi lebih baik lagi.

“Jika asetnya sudah beralih, kita siap untuk mengusulkan revitalisasi, sekarang sudah kita siapkan proposal dan sudah mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu,” terangnya.

Untuk diketahui, sejauh ini terminal yang berada di Kecamatan Merigi dengan status tipe B sampai saat ini belum dimanfaatkan dengan baik. Tentu sangat disayangkan apabila aset tersebut tidak dimanfaatkan. Sehingga timbul pemikiran untuk dijadikan pasar tradisional. (AB)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kopi Kepahiang Kini Sudah Masuk Pasar Internasional, Pak Sahid Coffee Sudah MoU dengan Kopinada

19 Juli 2024 - 00:00 WIB

Stand Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kepahiang Dinobatkan Stand Paling Kreatif

17 Juli 2024 - 23:30 WIB

Semangati Siswa Baru Mengikuti MATSAMA, Kakankemenag Kepahiang; Jadikan Kegiatan Ini Mengenal Lebih Dalam Madrasah

16 Juli 2024 - 23:12 WIB

Kakankemenag Kepahiang Tegaskan, ASN dan Non ASN untuk Tidak Bermain Judi Online

16 Juli 2024 - 22:41 WIB

Kejati Bengkulu Saat Ini Memiliki Dua Aplikasi Untuk Memberikan Kemudahan Pelayanan Pada Masyarakat

15 Juli 2024 - 23:19 WIB

Pria Buruh Petik Kopi di Kepahiang Ditemukan Gantung Diri di Pohon Jambu

12 Juli 2024 - 23:42 WIB

Trending di Berita