Menu

Mode Gelap

Berita 11:54 WIB

Di Era Digital, Dinas Pertanian Ajak Petani Manfaatkan Teknologi


					Drone yang dapat memudahkan petani melakukan perawatan tanaman. (Foto: Ist) Perbesar

Drone yang dapat memudahkan petani melakukan perawatan tanaman. (Foto: Ist)

Kilas.co.id, Kepahiang – Dinas Pertaian Kabupaten Kepahaing mengajak petani melek teknologi. Di era canggih seperti saat ini menurut mereka, pengetahuan tentang teknologi dalam bidang pertanian moderen sangat diperlukan. Sehingga petani dengan mudah mengupdate informasi tentang pertanian.

“Apalagi Kabupaten Kepahiang kaya akan potensi pertanian. Ada berbagai macam komodutas mulai perkebunan, holtikultura dan sektor pertanian lainnya. Sehingga di sini sangat perlu peningkatan kapasitas SDM petani,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Ir Taufik.

Kepala Dinas Pertanian kabupaten kepahiang, Ir Taufik. (Foto: Dok)

Teknologi modern yang digunakan dalam bidang pertanian, lanjut Taufik, dapat memudahkan petani berbudidaya. Sehingga kegiatan berusahatani berjalan lebih efisien.

Selain itu, teknologi tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi petani milenial agar mau terjun ke dunia pertanian.

“Maka dari itu teknologi pada sektor pertanian harus dimanfaatkan,” jelas Taufik.

Untuk diketahui, teknologi pertanian adalah alat, cara atau metode yang digunakan dalam mengolah atau memproses input pertanian sehingga menghasilkan output atau hasil pertanian yang berdaya guna dan berhasil guna baik berupa produk bahan mentah, setengah jadi maupun siap pakai.

Sebagai negara agraris, para petani Indonesia tentu mengenal alat pertanian seperti halnya negara-negara agraris lainnya baik tradisional maupun modern.

Secara umum, alat-alat pertanian modern terbagi menjadi empat kategori. Pertama, alat pertanian yang digunakan dalam memproduksi benih atau bibit. Kedua, alat pertanian yang digunakan untuk menanam benih atau bibit dan proses budidayanya. Ketiga alat pertanian yang digunakan saat memanen dan mengolah hasil.

Dan Keempat, teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan untuk memasarkan produk pertanian secara berkelompok atau bersama-sama dengan petani lain, agar lebih hemat secara biaya dan memperoleh kepastian pasar. (AB)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tokoh Pers Nasional Salim Said Meninggal Dunia

18 Mei 2024 - 23:25 WIB

Sebelum Menikah, Kini Calon Pengantin Harus Memiliki Sertifikat Elsimil

16 Mei 2024 - 23:31 WIB

Taufik Tegaskan Bantuan Benih Padi Dari Pemerintah Pusat Jangan Perjual Belikan

15 Mei 2024 - 23:34 WIB

Hewan Kurban Iduladha Harus Miliki SKKH

15 Mei 2024 - 23:10 WIB

Dinas Pertanian Kepahiang Salurkan Bantuan Bibit Cabe Dari Pemerintah Pusat Untuk Kelompok Tani

14 Mei 2024 - 23:57 WIB

Polsek Sindang Kelingi Berhasil Menangkap DPO Pencuri Mobil Asal Jambi

14 Mei 2024 - 23:03 WIB

Trending di Berita