Menu

Mode Gelap

Berita 16:50 WIB

Ciptakan Situasi Kondusif Jelang Pemilu 2024, Polda Bengkulu Gelar FGD


					Deklarasi kesepakatan bersama untuk menangkal berita hoax, ujaran kebencian dan isu sara yang memecah belah persatuan dan kesatuan serta fokus group discusion (FGD), Kamis 15 Juni 2023. (Foto: Dok) Perbesar

Deklarasi kesepakatan bersama untuk menangkal berita hoax, ujaran kebencian dan isu sara yang memecah belah persatuan dan kesatuan serta fokus group discusion (FGD), Kamis 15 Juni 2023. (Foto: Dok)

Kilas.co.id, Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Armed Wijaya didampingi Ketua MUI Provinsi Bengkulu Prof. Rohimin, Ketua BMA Drs. H. S Effendi serta Kabinda Provinsi Bengkulu Brigjen Pol Zulkarnain Kamis, 15 Juni 2023 membuka acara deklarasi kesepakatan bersama untuk menangkal berita hoax, ujaran kebencian dan isu sara yang memecah belah persatuan dan kesatuan serta focus group discussion(FGD).

Deklarasi dan FGD tersebut dilaksanakan bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif jelang pemilu serentak 2024.

Dalam penyampaiannya, Kapolda Bengkulu mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat Provinsi Bengkulu agar tidak mudah mempercayai hoax, ujaran kebencian serta isu sara yang beredar karena hal tersebut dapat memecah belah persatuan yang telah tercipta.

“Kita bisa lihat Negara-negara maju dan berkembang bisa hancur akibat adanya berita hoax yang mengadu domba,” ungkap Kapolda Bengkulu.

Di era digital seperti sekarang ini, kecepatan media sosial juga menambah sistem kerja para oknum-oknum nakal yang ingin memprovokasi situasi dan kondisi negara saat ini menjadi lebih mudah. Maka sehubungan dengan Pemilu serentak 2024, pihaknya berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kelancaran pemilu 2024 di Provinsi Bengkulu.

“Semua berkomitmen bahwa kita akan menangkal isu-isu hoax, sara dan ujaran kebencian, terlebih dalam menghadapi tahun politik,” ungkapnya.

Saat ini Polda Bengkulu telah menurunkan personil untuk mengamankan dan menjaga kelancaran dalam tahapan pemilu yang saat ini tengah berlangsung.

Melalui Ditreskrimsus Polda Bengkulu, tim Siber untuk melakukan pengawasan dan pemantauan terkait penyebaran informasi melalui elektronik.

“Untuk menjaga kondusifitas kita sudah ada turunkan personel ya, karena tahapan-tahapan sudah mulai. Termasuk tim Siber yang nantinya diperuntukkan agar penyebaran berita hoax, isu sara dan ujaran kebenvian dapat teratasi,” pungkasnya. (FPJ)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bahan Kebutuhan Pokok Menjelang Idul Adha di Kepahiang Tergolong Stabil

15 Juni 2024 - 00:04 WIB

Kopi Kepahiang Akan Menjadi Produk Unggulan Kancah Nasional di Pameran Apkasi

14 Juni 2024 - 23:45 WIB

Kajati Bengkulu yang Baru Siap Bersinergi dengan Pers

13 Juni 2024 - 12:18 WIB

Kabar Gembira, Gaji 13 ASN Pemkot Bengkulu Segera Cair

13 Juni 2024 - 11:33 WIB

Perwal BPHTB Kini Bayar PBB Merujuk Berdasarkan Transaksi dan NJOP

12 Juni 2024 - 23:38 WIB

Pejabat Walikota Lantik Eko Agusrianto Jadi Pejabat Sekda Pemkot Bengkulu

12 Juni 2024 - 22:53 WIB

Trending di Pemkot Bengkulu