Menu

Mode Gelap

Berita 00:27 WIB

Bupati Kepahiang Ingatkan Petani Jangan Terjebak Pinjol


					Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid berfoto bersama peserta acara kegiatan edukasi keuangan bagi petani Kabupaten Kepahiang yang diselenggarakan pihak OJK Provinsi Bengkulu dalam memperingati hari tani nasional ke 63 tahun di gedung serba guna Wulandari, Selasa, 26 September 2023. (Foto: Andes) Perbesar

Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid berfoto bersama peserta acara kegiatan edukasi keuangan bagi petani Kabupaten Kepahiang yang diselenggarakan pihak OJK Provinsi Bengkulu dalam memperingati hari tani nasional ke 63 tahun di gedung serba guna Wulandari, Selasa, 26 September 2023. (Foto: Andes)

Kilas.co.id, Kepahiang – Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid mengingatkan petani di Kabupaten Kepahiang untuk tidak terjebak Pinjam Online (Pinjol) Ilegal. Hal itu disampaikannya dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2023 yang bertemakan edukasi keuangan bagi petani Kabupaten Kepahiang yang diselenggarakan pihak OJK Provinsi Bengkulu, di gedung serba guna Wulandari, Selasa, 26 September 2023.

Menurut Bupati dengan perkembangan teknologi informasi digital saat ini, dimanfaatkan oleh jasa keuangan ilegal untuk memanfaatkan ketidaktahuan petani soal jasa keuangan ilegal.

Hingga akhirnya petani di Kabupaten Kepahiang terjebak dalam pinjaman online ilegal.

“Petani harus jeli melihat legalitas jasa keuangan dalam bentuk jasa pinjaman online. Pinjaman online yang legal sudah terdaftar di otoritas jasa keuangan. Jangan sampai petani melakukan pinjol yang akhirnya menyengsarakan dikemudian hari,” kata Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid.

Bupati Hidayatullah berharap, petani dapat memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menjadi program nasional Pemerintah Indonesia dalam rangka menggerakkan ekonomi mikro masyarakat.

“Jika memang diperlukan petani bisa memanfaatkan kredit usaha rakyat (KUR) dari perbankan nasional maupun bank daerah. Pinjamlah KUR untuk usaha-usaha produktif bukan yang konsumtif. Sesuaikan kebutuhan dan kemampuan untuk mengembalikannya,” tuturnya.

Baca juga: https://www.kilas.co.id/bawa-10-tuntutan-petani-dan-mahasiswa-geruduk-kantor-gubernur-bengkulu/

Sehingga bupati juga berharap pihak OJK dapat memberikan edukasi kepada para petani Kepahiang dalam rangka produk-produk jasa keuangan mulai dari pinjol, leasing, perbankan, investasi serta asuransi.

“Saya juga berharap OJK bisa memberikan edukasinya untuk petani Kepahiang. Selain itu juga berikan edukasi bagaimana cara petani mendapatkan informasi jasa keuangan yang telah terdaftar di OJK. Berikan kiat-kiat agar petani tidak terjebak pada pinjol ilegal dan investasi bodong,” jelas Hidayatullah Sjahid.

Hadir dalam acara edukasi keuangan, yakni kepala bagian pengawasan lembaga jasa keuangan kantor OJK Provinsi Bengkulu Herwan Achyar, perwakilan BRI Kepahiang, Perwakilan Pegadaian, Camat Kabawetan serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan serta kelompok tani yang ada di kabupaten Kepahiang.

Dalam kegiatan tersebut dilanjutkan pemberian KUR dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) kepada penerima manfaat masyarakat Kepahiang secara simbolis tabungan investasi emas dari PT. Pegadaian yang di akhiri foto bersama. (Ndes)

Baca juga: https://www.kilas.co.id/kunker-ke-ujan-mas-pangdam-sriwijaya-ii-launching-demplot-kopi-robusta/

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dewan Ingatkan Pemudik Untuk Mengedepankan Kewaspadaan Saat Mudik Lebaran

13 April 2024 - 22:48 WIB

Mudik Kampung Halaman Istri (KAUR) Produktif, Penyuluh Agama Binduriang Sampaikan Pesan Dakwah Mimbar Jum’at

12 April 2024 - 18:56 WIB

Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Baitul Izzah Provinsi Bengkulu, Gubernur Prof Rohidin Pesan Agar Masyarakat Teruskan Nilai Ibadah Berkualitas

10 April 2024 - 19:12 WIB

Pemkot Bengkulu Dirikan Posko Layanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2024

10 April 2024 - 17:47 WIB

BPBD Mencatat, 575 Warga Terdampak Banjir di Kepahiang

9 April 2024 - 23:58 WIB

Dewan Minta Pemerintah Provinsi Bengkulu Menyelesaikan Pembangunan Infrastruktur Di Daerah

8 April 2024 - 21:05 WIB

Trending di Pemerintahan