Menu

Mode Gelap

Berita 23:35 WIB

BMM Langkah, Pemprov Bengkulu Bakal Panggil Pertamina Pulau Baai


					Mobil truk saat mengantri saat hendak mengisi BBM. (Foto: AB) Perbesar

Mobil truk saat mengantri saat hendak mengisi BBM. (Foto: AB)

Kilas.co.id, Bengkulu – Belakangan ini hampir setiap SPBU di Provinsi Bengkulu mengalami antrian panjang. Masyarakat semakin sulit untuk mendapatkan BBM bersubsidi untuk kendaraan mereka. Belum diketahui pasti penyebab langkahnya BBM bersubsidi tersebut.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu berencana akan menjadwalkan pemanggilan pihak Pertamina Pulau Baai Bengkulu terkait antrian yang terjadi di Bengkulu. Hal tersebut disampaikan Asisten II Pemprov R.A Denni di ruang kerjanya, Kamis 9 November 2023.

Penjelasan R.A Denni, pemanggilan pihak Pertamina Pulau Baai Bengkulu nantinya akan membahas mengenai penyaĺuran BBM bersubsidi yang ada di Provinsi Bengkulu.

Baca juga : https://www.kilas.co.id/pedagang-kaki-lima-dekat-ptm-dirazia-pemkot-bengkulu/

Alasannya, kata Denni, Pemprov menduga antrian panjang yang terjadi di Provinsi Bengkulu saat ini mayoritas diisi oĺeh kendaraan angkutan milik para pengusaha yang tidak berhak memakai BBM bersubsidi.

“Kita tidak untuk para pembisnis, kita melihat di SPBU yang àntri itu panjang bukan masyarakat biasa, bukan masyarakat biasa operàsional untuk mencari kehidupan sebagainya tapi diduga itu adalah kendaraan angkutan barang yang sebenarnya tidak berhak untuk membeli BBM bersubsidi,” jelas Denni.

Rata-ràta, sambungnya, antrian yang terjadi di SPBU Bengkulu mayoritas diduga merupakan truk angkutan batu bara, sawit serta angkutan pembangunan pemerintah yang dilarang memakai BBM bersubsidi.

“Seperti angkutan batu bara, sawit, termasuk angkutan pembangun pemerintah tìdak boleh memakai BBM subsidi, kita melihat antrian terjadi seperti itu,” singgung Denni.

Karenanya, katanya lagi, Pemprov akan segera memanggil pihak Pertamina Pulau Baai Bengkulu terkait penyaluran BBM bersubsidi di Provinsi Bengkulu serta menyampaikan hasil pertemuan Pemprov beberapa waktu lalu dengan BPH Migas Pusat.

“Kami akan mencoba memanggil Pertamina juga nanti untuk menyampaikan hasil pertemuan kami dengan BPH migas pusat tentang penyaluran itu (BBM bersubsidi),” ujar Denni.

Lebih jauh, Denni juga menambahkan pemanggilan pihak Pertamina Bengkulu nantinya juga akan membahas adanya dugaan Pengurangan Penyalùran BBM subsidi di SPBU Bengkulu.

“Kemungkinan dalam minggu ini kami mencoba bertemu dengan pertamina karena mereka menyalurkan (BBM subsidi) karena kita tanya dengan SPBU jatah kami dikurangi biasa kami satu hari 16000 ton cuman dikasih 8000 ton, na yang 8000 ton-nya kemana? Sedangkan pertamina (bilang) jatah sudah disesuaikan,” tutup Denni. (AB)

Baca juga: https://www.kilas.co.id/dewan-setujui-raperda-apbd-provinsi-bengkulu-tahun-anggaran-2024-jadi-perda/

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dewan Ingatkan Pemudik Untuk Mengedepankan Kewaspadaan Saat Mudik Lebaran

13 April 2024 - 22:48 WIB

Mudik Kampung Halaman Istri (KAUR) Produktif, Penyuluh Agama Binduriang Sampaikan Pesan Dakwah Mimbar Jum’at

12 April 2024 - 18:56 WIB

Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Baitul Izzah Provinsi Bengkulu, Gubernur Prof Rohidin Pesan Agar Masyarakat Teruskan Nilai Ibadah Berkualitas

10 April 2024 - 19:12 WIB

Pemkot Bengkulu Dirikan Posko Layanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2024

10 April 2024 - 17:47 WIB

BPBD Mencatat, 575 Warga Terdampak Banjir di Kepahiang

9 April 2024 - 23:58 WIB

Dewan Minta Pemerintah Provinsi Bengkulu Menyelesaikan Pembangunan Infrastruktur Di Daerah

8 April 2024 - 21:05 WIB

Trending di Pemerintahan