Menu

Mode Gelap

Berita 21:34 WIB

Bisa Membangun Desa Wisata, Anggota Dewan Provinsi Bengkulu Gunadi Yunir Dukung Wacana Kenaikan Anggaran Dana Desa


					Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Gunadi Yunir. (Foto: Dok) Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Gunadi Yunir. (Foto: Dok)

Kilas.co.id, Bengkulu – Konsep pengembangan desa wisata adalah menjadikan desa sebagai sebuah destinasi pariwisata. Dengan cara memadukan daya tarik wisata alam dan budaya, dan layanan fasilitas umum pariwisata, serta aksesibilitas yang memadai, dengan tata cara dan tradisi kehidupan masyarakat desa.

Kosep tersebut dapat menjadikan desa mandiri dan berpengasilan terutama untuk menambah pendapatan masyarakat di desa dengan dikelolah melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Untuk mewujudkan konsep pembangunan desa wisata tentu harus dengan didukung sumber daya manusia yang sadar akan wisata dan penambahan suntikan Dana Desa (DD) dari Pemerintah Pusat.

Terkait kenaikan Dana Desa, saat ini salah satu menjadi tuntutan kepala desa hampir seluruh Indonesia. Perjuangan kepala desa itu, di Bengkulu mendapat dukungan dari anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Gunadi Yunir.

Ilustrasi

Menurutnya, Dana Desa yang memadani dapat menunjang pembangunan infrastruktur untuk membangun potensi wisata khususnya di bidang pariwisata. Sehingga lokasi wisata yang dibangun oleh desa dapat menarik para wisatawan untuk berkunjung, tentunya akan menjadi penghasilan untuk desa.

“Kita sangat mendukung ada wacana pemerintah ingin menaikkan anggaran Dana Desa. Banyak hal yang belum bisa direalisasikan selama ini, akan bisa direalisasikan nantinya,” sebut Gunadi.

Namun, kata Gunadi, dengan naiknya anggaran Dana Desa. Pemerintah juga harus semakin ketat mengawasi. Hal itu untuk mengantisipasi melencengnya anggaran Dana Desa yang diberikan oleh pemerintah pusat.

“Pengawasannya harus lebih ketat sehingga tidak disalah gunakan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Dewan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (DPN PPDI) akhir tahun lalau mendesak untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo di istana Kepresidenan.

Sebagaimana diketahui, DPN PPDI merupakan organisasi profesi di tingkat desa ini meminta Presiden untuk menaikan Dana Desa sebesar 5 miliar per tahun atau sekitar 30 persen ari dana transfer daerah untuk kemaslahatan dan kemajuan desa di tanah air. (adv)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pria Buruh Petik Kopi di Kepahiang Ditemukan Gantung Diri di Pohon Jambu

12 Juli 2024 - 23:42 WIB

Dinas PUPR Kepahiang Tahun Ini Usulkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Sebanyak 3.224 ke Kementerian

12 Juli 2024 - 22:52 WIB

Selama Tahun 2023, Pidsus Kejati Bengkulu Lampaui Target Penyidikan

11 Juli 2024 - 23:01 WIB

Ibu dan Anak di Kepahiang Ditemukan Meninggal dengan Kondisi Mengenaskan

11 Juli 2024 - 22:14 WIB

Dinas PUPR Kepahiang Minta Pemerintah Desa dan Lurah untuk Segera Menguslkan Program Pembangunan Toilet Gratis

10 Juli 2024 - 23:22 WIB

Merebutkan Piala Kemenpora, Atlet Taekwondo Kepahiang Berhasil Raih Emas dan Perak

10 Juli 2024 - 10:59 WIB

Trending di Berita Daerah