Menu

Mode Gelap

Berita 22:21 WIB

ASN Diminta Belajar Mandiri dan Rajin Dipraktekkan Penggunaan Aplikasi SIPD


					BKD Kabupaten Kepahiang saat menggelar kegiatan sosialisasi peraturan Bupati Kepahiang Nomor 18 Tahun 2023 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang, Rabu, 19 Juni 2024 di aula command center. (Foto: Ndes) Perbesar

BKD Kabupaten Kepahiang saat menggelar kegiatan sosialisasi peraturan Bupati Kepahiang Nomor 18 Tahun 2023 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang, Rabu, 19 Juni 2024 di aula command center. (Foto: Ndes)

Kilas.co.id, Kepahing – Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) adalah suatu sistem yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai bahan pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Sehingga dengan adanya aplikasi SIPD dalam menunjang kinerja pemerintah daerah banyak memberikan manfaat, salah satunya mampu meminimalisir duplikasi anggaran yang direncanakan dalam proses penyusunan APBD. Sudah otomatis akan tersaring, tidak ada lagi kegiatan yang tidak direncanakan.

Namun, untuk mengaplikasikan program tersebut agar berjalan dengan baik tentu harus didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memumpuni terutama dalam bidang teknologi.

Seperti disampaikan oleh Dishaidil Fitrihaidi Kepala Bidang (Kabid) Akutansi dan Pelaporan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepahiang meminta seluruh pegawai yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang untuk upgrade pengetahuan tentang aplikasi SIPD secara mandiri.

Salah satu contoh yang dapat dilakukan kata Dishaidil yaitu banyak belajar lewat YouTube atas keberhasilan daerah lain yang telah sukses dalam pengaplikasian aplikasi SIPD.

“Jadi sekarang itu sudah banyak contoh-contoh tata cara pengentrian data SPJ dan keuangan. Dan semua itu sudah banyak di YouTube,” ujarnya.

“Sehingga bisa belajar mandiri disamping bisa di praktekkan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Sistem Informasi Pemerintahan Daerah atau disingkat SIPD merupakan sistem informasi yang memuat perencanaan pembangunan daerah, keuangan daerah, serta pembinaan dan pengawasan pemerintahan daerah.

Setiap Pemerintah Daerah saat ini hampir menggunakan aplikasi tersebut. Sehingga dapat memuat perencanaan pembangunan daerah, keuangan daerah, serta pembinaan dan pengawasan pemerintahan daerah.

Dan ini merupakan suatu inovasi yang diperkenalkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan diatur oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019. Peraturan ini mulai berlaku sejak 27 September 2019. (Ndes)

Baca juga: https://www.kilas.co.id/asn-pemkab-kepahiang-diminta-ritin-upgrade-pengetahuan-terkait-aplikasi-sipd/

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kopi Kepahiang Kini Sudah Masuk Pasar Internasional, Pak Sahid Coffee Sudah MoU dengan Kopinada

19 Juli 2024 - 00:00 WIB

Stand Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kepahiang Dinobatkan Stand Paling Kreatif

17 Juli 2024 - 23:30 WIB

Semangati Siswa Baru Mengikuti MATSAMA, Kakankemenag Kepahiang; Jadikan Kegiatan Ini Mengenal Lebih Dalam Madrasah

16 Juli 2024 - 23:12 WIB

Kakankemenag Kepahiang Tegaskan, ASN dan Non ASN untuk Tidak Bermain Judi Online

16 Juli 2024 - 22:41 WIB

Kejati Bengkulu Saat Ini Memiliki Dua Aplikasi Untuk Memberikan Kemudahan Pelayanan Pada Masyarakat

15 Juli 2024 - 23:19 WIB

Pria Buruh Petik Kopi di Kepahiang Ditemukan Gantung Diri di Pohon Jambu

12 Juli 2024 - 23:42 WIB

Trending di Berita