Menu

Mode Gelap

Bengkulu Utara 23:44 WIB

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dorong Pemuda Tetap Lestarikan Seni Budaya Kuda Kepang


					Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Sujono. (Foto: Dok) Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Sujono. (Foto: Dok)

Kilas.co.id, Bengkulu – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Sujono, memberikan apresiasi kepada anak muda di Bengkulu yang saat ini masih mempertahankan seni budaya kuda kepang atau sering disebut kuda lumping. Apresiasi itu ia berikan karena di era teknologi seperti saat ini, generasi muda sudah banyak meninggalkan kesenian tradisional yang merupakan tarian tradisional Jawa peninggalan leluhur tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi upaya para pemuda yang gigih memelihara seni daerah, terutama kuda kepang atau kuda lumping. Ini adalah langkah penting agar seni ini tetap hidup,” ungkap Sujono.

Tahun ini, Sujono berencana memberikan bantuan kepada kelompok seni, terutama kelompok seni kuda kepang atau kuda lumping di Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah senilai 200 juta.

“Insya Allah, empat kelompok akan mendapat bantuan, dua di Bengkulu Utara dan dua di Bengkulu Tengah dengan total anggaran sekitar Rp 200 juta,” kata Sujono.

Support ini ia perjuangkan semata agar kelompok seni kuda kepang di dua kabupaten itu tetap semangat mempertahankan nilai-nilai kesenian warisan kebudaya. Dirinya juga mendorong kelompok seni lainya untuk mengajukan proposal.

“Sehingga warisan budaya kita tetap lestari. Karena saya melihat sangat sedikit yang menjaga seni daerah kita,” tambahnya.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Sujono (kiri). (Foto: Ist)

Seni kuda kepang yang merupakan seni budaya khas Jawa sampai saat ini masih banyak yang menonton karena menggemari pertunjukan tarian yang diiring dengan peralatan musik tradisional seperti salah satunya gendang.

Bahkan, salah satu di Bengkulu Utara, kelompok seni kudo kepang mengajak masyarakat lokal seperti mereka yang suku rejang untuk bergabung.

Kolaborasi ini menujukan kegemaran masyarakat terhadap seni kuda kepang masih banyak. Hal ini salah satu alasn Sujono mendorong agar budaya kesenian keda kepang terus dapat dilestarikan. “Karena ini adalah bagian dari budaya asli kita,” pungkas Sujono. (adv)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dewan Ingatkan Pemudik Untuk Mengedepankan Kewaspadaan Saat Mudik Lebaran

13 April 2024 - 22:48 WIB

Mudik Kampung Halaman Istri (KAUR) Produktif, Penyuluh Agama Binduriang Sampaikan Pesan Dakwah Mimbar Jum’at

12 April 2024 - 18:56 WIB

Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Baitul Izzah Provinsi Bengkulu, Gubernur Prof Rohidin Pesan Agar Masyarakat Teruskan Nilai Ibadah Berkualitas

10 April 2024 - 19:12 WIB

Pemkot Bengkulu Dirikan Posko Layanan Kesehatan Selama Libur Lebaran 2024

10 April 2024 - 17:47 WIB

BPBD Mencatat, 575 Warga Terdampak Banjir di Kepahiang

9 April 2024 - 23:58 WIB

Dewan Minta Pemerintah Provinsi Bengkulu Menyelesaikan Pembangunan Infrastruktur Di Daerah

8 April 2024 - 21:05 WIB

Trending di Pemerintahan